Bunutin, Selasa 26 Mei 2026
Pemerintah Desa Bunutin melaksankan kunjungan rumah pada Balita/Anak yg mengalami Kekurangan Gizi (Stunting) di Desa Bunutin, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.
Kegiatan ini bersumber dari DDS (Dana Desa) APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) tahun anggaran 2026. Dalam Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa, sub bidang Kesehatan, Penyelenggaraan Posyandu (Mkn Tambahan, Kls Bumil, Lansia, Insentif yaitu Kegiatan Penyelenggaraan Posyandu Balita.
Kunjungan Rumah ini berkaitan dengan Balita/Anak yang mengalami kekurangan gizi (stunting).
Stunting adalah kondisi di mana anak-anak mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan (dari konsepsi hingga usia 2 tahun).
Stunting dapat menyebabkan:
1. Pertumbuhan tubuh yang terhambat
2. Perkembangan otak yang terganggu
3. Keterlambatan dalam mencapai kemampuan motorik dan kognitif
4. Meningkatkan risiko penyakit kronis di kemudian hari, seperti diabetes dan penyakit jantung.
Penyebab stunting antara lain:
1. Kekurangan gizi ibu hamil
2. Kekurangan gizi pada anak
3. Infeksi berulang
4. Kondisi lingkungan yang tidak seimbang.
Pencegahan stunting dapat dilakukan dengan:
1. Memastikan gizi yang cukup bagi ibu hamil dan anak
2. Meningkatkan akses ke layanan kesehatan
3. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi dan kesehatan anak
Tujuan kunjungan rumah pada anak yg mengalami kekurangan gizi (Stunting) adalah memberikan pemahaman kepada orang tua anak tentang gizi balita, tentang pencegahan stunting, sehingga dapat meningkatkan gizi balita melalui kunjungan rumah ini.
Tujuan kunjungan rumah pada balita stunting adalah:
1. *Mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan stunting*: Melalui kunjungan rumah, petugas kesehatan dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan stunting, seperti kekurangan gizi, infeksi berulang, dan kondisi lingkungan yang tidak seimbang.
2. *Memberikan edukasi dan saran kepada orang tua*: Petugas kesehatan dapat memberikan edukasi dan saran kepada orang tua tentang cara merawat dan memberikan gizi yang cukup kepada balita stunting.
3. *Memantau perkembangan balita*: Kunjungan rumah dapat membantu memantau perkembangan balita stunting dan mengidentifikasi apakah ada perubahan yang signifikan.
4. *Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan*: Kunjungan rumah dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan memastikan bahwa balita stunting mendapatkan perawatan dan pengawasan yang tepat.
5. *Mengintegrasikan dengan program kesehatan lainnya*: Kunjungan rumah dapat membantu mengintegrasikan program kesehatan lainnya, seperti program imunisasi dan program gizi, untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan balita stunting.
Adapun hal lain yg dilaksanakan dalam kunjungan rumah pada balita stunting adalah Pemerintah Desa Bunutin juga melaksanakan PMT (Pemberian Makan Tambahan) kepada balita/anak yg mengalami kekurangan gizi(Stunting).
Kegiatan Kunjungan Rumah (Balita Stunting) dihari oleh Bapak Kasi. Pelayanan (I Wayan Widnyana) selaku PPKD Kegiatan ini, Bidan Pustu Desa Bunutin, Staf Desa Bunutin (Ni Made Desi Antari Pande).